Orangtua adalah ayah dan/atau ibu seorang anak, baik melalui hubungan biologis maupun sosial. Umumnya, orangtua memiliki peranan yang sangat penting dalam membesarkan anak, dan panggilan ibu/ayah dapat diberikan untuk perempuan/pria yang bukan orangtua kandung (biologis) dari seseorang yang mengisi peranan ini.
(sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Orang_tua )
Setuju! Itulah kata yang terbesit ketika melihat jabaran arti kata orang tua dari website "serba tahu" di atas. Kenapa setuju? Let me tell the reason.
Berawal dari pagi ini, waktu dalam perjalanan menuju ke kantor, gue memutuskan naik ojek supaya bisa datang lebih awal dan juga tidak terjebak macet. Supir ojek yang mengantar gue hari ini adalah Pak Kuman ( don't be misunderstood, he's gladly a normal old man with brown skin, medium tall and moustache under his nose. so imagining a bacteria riding a motorcycle is definitely wrong :p).
Pak Kuman sudah jadi supir ojek bertahun-tahun lamanya, hampir 16 tahun lebih. Sejak pindah pertama kali ke rumah yang sekarang, beliau udah jadi ojek langganan gue. He used to drive and pick me since i was in elementary school buat les musik. Anyway, yang mau gue ceritain adalah, ternyata Pak Kuman itu ga cuma anter gue aja, dia juga jadi ojek langganan penghuni komplek lain, kebanyakan mengantar anak-anak seumuran gue juga untuk ke sekolah atau ngeles. Gue ga tau kenapa, tapi mungkin sikap ke-bapak-an dan reliable yang dia punya yang membuat Pak Kuman jadi ojek yang laris dan terpercaya di kalangan komplek gue. Maybe it's not a new story, somehow there must be others like Pak Kuman on the other side of the world, jadi apa sih istimewanya dari pekerjaan Pak Kuman ini?
He was not just an ojek driver, He was being a parent too
Hal ini gue sadari pagi tadi, ketika Pak Kuman menerima telepon dari langgannya yang lain. Katanya si langganannya itu mau berangkat kantor, dan nungguin Pak Kuman yang kala itu juga lagi mengantar gue ke kantor. Beliau cerita, langganannya itu juga seumur gue, lama berlangganannyapun sama kayak gue, dari kecil. Lalu tiba-tiba gue ingat bagaimana reaksi Pak Kuman selama ini, ekspresi beliau ketika mengantar gue ke kampus untuk pertama kalinya gue kuliah. Yang lebih mengharukan lagi waktu beliau pertama kali mengantar gue sebagai seorang pekerja, dengan tersenyum di depan kantor beliau berkata, "Oh.. ini yah kantor kamu?", sambil dia bertanya gue kerja sebagai apa dan di bidang apa.
Keberhasilan seseorang dipengaruhi oleh banyak hal. In my case, i am sure that Pak Kuman has his role in it. Nevertheless he's just an ojek driver, tapi jasanyalah yang mengantarkan gue ke 'tujuan'. Semua orang di sekitar kita bisa berperan sebagai orang tua, disadari atau tidak. Pak Kuman buktinya.
Catatan nona, ditulis kala terik siang hari dalam sebuah ruangan yang sepi, mengkisahkan seorang pria tua lewat tarian jemari.
No comments:
Post a Comment